Biadab! Anak Palestina Ini 3 Kali Jadi Sasaran Tentara Israel Hingga Kedua Kakinya Putus

photo author
Abd Yahya A, Malut Network
- Minggu, 19 November 2023 | 00:38 WIB
Ahmad Shabat, Anak Palestina Berusia 3 Tahun Kini Dirawat di Rumah Sakit Setelah Menjadi Sasaran Serangan Udara Militer Israel (Anadolu)
Ahmad Shabat, Anak Palestina Berusia 3 Tahun Kini Dirawat di Rumah Sakit Setelah Menjadi Sasaran Serangan Udara Militer Israel (Anadolu)

MALUTNETWORK.COM - Biadab, mungkin kata itu pantas disematkan buat tentara Israel. Pasalnya, anak-anak Palestina yang tidak bersalah ikut menjadi sasaran kebiadaban mereka.

Ahmad Shabat salah satunya. Ahmad Shabat seorang anak laki-laki Palestina berusia 3 tahun kini memanggil-manggil orang tuanya saat dirawat di rumah sakit Suhada Al-Aqsa di Deir Al-Balah di Jalur Gaza tengah.

Ahmad Shabat kini ditinggal sendirian setelah rumahnya di Beit Hanoun di ujung utara Jalur Gaza dibombardir oleh tentara Israel. Akibatnya, kedua orang tua dan saudaranya tewas.

Baca Juga: Israel Serang Rumah Sakit Anak, Pasien Dibiarkan tanpa Oksigen, Satu Anak Meninggal

Dilansir dari Anadolu, Ahmad Shabat selamat dalam serangan udara yang dilakukan oleh militer Israel tersebut. Kini, Ahmad Shabat di rawat oleh pamannya.

“Setelah dia menjadi sasaran untuk pertama kalinya, kami diberitahu bahwa Ahmad terluka dan dia berada di Rumah Sakit Indonesia. Setelah dia sembuh, kami membawanya ke kota Syekh Radwan di Jalur Gaza utara,'' kata Ibrahim Abu Amsha, pamannya Ahmad Shabat dikutip dari Anadolu, Minggu, 20 November 2023.

Baca Juga: INNALILAHI! Korban Tewas di Gaza Capai 11.078, Anak-anak Nyaris Sentuh 5 Ribu

“Saat kami berada di Sheikh Radwan, Ahmad menjadi sasaran serangan udara Israel kedua kalinya, dan dia mengalami luka ringan,'' kata Ibrahim Abu Amsha.

Karena kepedulian dirinya terhadap keselamatan keponakannya, Ibrahim pun membawa Ahmad Shabat pindah ke kota Nusairat di Jalur Gaza selatan.

"Di sana, Ahmad juga menjadi sasaran untuk ketiga kalinya, dan kali ini dia kehilangan kakinya," imbuhnya.

Baca Juga: Lagi, 2 Jurnalis Palestina Meninggal Akibat Serangan Udara Israel

Ibrahim berharap, agar masyarakat internasional untuk membantu keponakannya tersebut dari segi pengobatannya.

Pasalnya, kondisi rumah sakit di Gaza tidak lagi aman dan selalu menjadi sasaran serangan udara militer Israel.

Baca Juga: Lagi, Jet Tempur Israel Bombardir Generator dan Panel Surya Rumah Sakit Al-Wafaa di Gaza

Ibrahim menekankan perlunya memberikan dukungan psikologis kepada Ahmad Shabat atas apa yang dihadapinya menyusul momok pemboman tanpa pandang bulu di jalur Gaza.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abd Yahya A

Sumber: Anadolu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X