MALUTNETWORK.COM - Polresta Tidore menggelar coffee morning bersama Komunitas Wartawan Kota (Kwatak) Tidore Kepulauan, bertempat di Polresta Tidore, Selasa, 20 Januari 2026.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Tidore, Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, S.I.K., M.H., ini bukan sekadar pertemuan rutin. Ini adalah langkah strategis untuk menyamakan persepsi dalam penyampaian informasi publik serta memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan insan pers.
Pada pertemuan tersebut, Kapolresta menegaskan bahwa media memiliki peran krusial sebagai jembatan informasi bagi masyarakat.
Baca Juga: Akhirnya Terang! 29 Desa di Maluku Utara Bakal Nikmati Listrik PLN Mulai Maret 2026, Cek Daftar Desa
Ia memastikan bahwa Polresta Tidore akan selalu terbuka dalam memberikan data, selama hal tersebut selaras dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami menyadari media memiliki posisi yang sangat strategis dalam menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan berimbang kepada masyarakat. Oleh karena itu, kami berharap komunikasi serta kolaborasi antara Polresta Tidore dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik,” ujar Kapolresta.
Namun, ia juga menitipkan pesan penting mengenai etika jurnalistik, terutama dalam penanganan kasus sensitif. Kapolresta mengingatkan agar identitas anak di bawah umur wajib disamarkan sepenuhnya.
Baca Juga: Dominasi Halteng dan Halsel, Ini Alasan Dewan Pengupahan Maluku Utara Pilih Tak Pukul Rata UMP 2026
“Terlebih jika melibatkan anak di bawah umur, maka wajah, nama, dan seluruh identitas wajib disamarkan. Ini merupakan bentuk perlindungan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Selain itu, perkara yang masih dalam tahap penyelidikan (lidik) perlu disikapi dengan bijak agar tidak mengganggu proses pengejaran pelaku atau jalannya penegakan hukum.
“Kami sangat menghargai peran teman-teman wartawan sebagai mitra strategis. Ke depan, kami berharap komunikasi terus berjalan dengan baik, terbuka, dan saling mendukung,” tambahnya.
Baca Juga: Dipercaya Pimpin PORDI Maluku Utara, Ini Target Besar Wali Kota Muhammad Sinen
Sementara itu, Ketua Kwatak Tidore Kepulauan, Suratmin Idrus, menyambut baik keterbukaan ini. Menurutnya, tantangan geografis Kota Tidore Kepulauan yang tersebar menuntut adanya percepatan arus informasi yang efektif.
"Pers tidak hanya meliput dinamika internal, tapi juga berkontribusi menyebarluaskan komunikasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Jika komunikasi dengan Polresta berjalan efisien, maka informasi yang sampai ke publik akan jauh lebih berkualitas dan edukatif," jelas Suratmin.
Menurutnya, apabila komunikasi dapat berjalan secara efektif, efisien, dan berorientasi pada tujuan bersama, maka pers tidak hanya mempublikasikan aktivitas rutin, tetapi juga mampu menghadirkan informasi yang berkualitas.
Artikel Terkait
Selain Tekan Inflasi, TP PKK Tidore Tanam 1.000 Cabai Target Dasa Wisma Jadi Ujung Tombak Ketahanan Pangan
Dinas Pertanian Tidore Harap Program MBG Jadi Pasar Pasti Untuk 5.000 Anggota Poktan
Wali Kota Muhammad Sinen Targetkan Penurunan Angka Stunting di Tidore Lewat Program MBG
Berharap Penyaluran Bansos Tepat Sasaran, Wali Kota Tidore Desak DTSEN Wajib Verifikasi Lapangan
Dipercaya Pimpin PORDI Maluku Utara, Ini Target Besar Wali Kota Muhammad Sinen
Dominasi Halteng dan Halsel, Ini Alasan Dewan Pengupahan Maluku Utara Pilih Tak Pukul Rata UMP 2026
Akhirnya Terang! 29 Desa di Maluku Utara Bakal Nikmati Listrik PLN Mulai Maret 2026, Cek Daftar Desa