Makin Marak, Pokdarkamtibmas Tidore Desak Pihak Kepolisian Tertibkan Akun Buzzer

photo author
Abd Yahya A, Malut Network
- Selasa, 22 Juli 2025 | 19:36 WIB
Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resor Tidore Kepulauan Muhammad Abubakar
Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resor Tidore Kepulauan Muhammad Abubakar

MALUTNETWORK.COM - Akun-akun pendengung atau buzzer mulai marak di media sosial setelah mencuatnya Daerah Otonomi Baru (DOB) Sofifi.

Untuk itu, Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resor Tidore Kepulauan Muhammad Abubakar, meminta kepada pihak kepolisian untuk menertibkan akun-akun tersebut.

Menurutnya, saat ini banyak buzzer yang berkomentar serta membuat narasi di media sosial yang cenderung provokatif terkait dengan DOB Sofifi.

Baca Juga: Tidak Perlu Harus DOB, Sofifi Bisa Maju Jika Pemprov-Pempus Komitmen dengan Kesepakatan Awal

"Untuk itu kami meminta pihak kepolisian dalam hal ini tim siber untuk menertibkan atau memblokir akun tersebut. Karena banyak narasi yang mereka buat cenderung sudah provokatif," kata Muhammad Abubakar, Selasa, 22 Juli 2025.

Muhammad Abubakar berharap agar akun tersebut tidak dibiarkan bergerak bebas di media sosial, agar menghindari terjadinya kegaduhan di tengah mencuatnya DOB Sofifi.

"Karena DOB ini sangat sensitif, kami khawatir akun ini dibiarkan, justru membuat kegaduhan. Sebab, sejauh ini yang kami amati, banyak akun tersebut yang membuat narasi yang sudah provokatif, menghasut dan lainnya," tegasnya.

Baca Juga: Wali Kota Tidore Sebut Tuntutan DOB Sofifi Bukan Keinginan Masyarakat Oba: Tetapi Ada Sekolompok Orang

Muhammad menjelaskan Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resor Tikep tidak melarang siapapun menyampaikan pendapat.

"Asalkan pendapat yang disampaikan tidak menimbulkan provokatif, menghasut atau memfitnah orang lain," terangnya.

Selain itu, pihaknya juga menyayangkan adanya masyarakat di luar Kota Tidore Kepulauan yang mengatasnamakan masyarakat Oba untuk menggelar aksi soal DOB Sofifi baru-baru ini.

Baca Juga: Masa Aksi Desak Sultan Tidore dan Wali Kota Muhammad Sinen Tolak DOB Sofifi, Sultan Tidore: Tidak Perlu Ragu

"Ini juga harus menjadi atensi pihak kepolisian, karena kami khawatir, adanya masyarakat di luar Kota Tidore Kepulauan ini justru menimbulkan kegaduhan. Karena masalah DOB ini sangat sensitif," tegasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abd Yahya A

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X