MALUTNETWORK.COM - Empat pasien yang dirawat di rumah sakit kanker di Gaza terpaksa nyawanya tidak tertolong oleh tenaga medis, setelah bahan bakar dan operasional di rumah sakit habis.
Empat pasien tersebut meninggal pada Kamis, 2 November 2023. Empat pasien itu meninggal setelah rumah sakit kanker milik Turki di Palestina tidak berfungsi lagi akibat kekurangan bahan bakar.
“Empat pasien kanker kehilangan nyawa hari ini akibat Rumah Sakit Persahabatan Turki berhenti beroperasi dan tidak berfungsi sama sekali karena krisis kehabisan bahan bakar,” kata Direktur sakit Subhi Skaik dikutip dari Anadolu, Jumat, 3 November 2023.
Baca Juga: Rumahnya Diserang Israel Usai Liputan, Koresponden TV Palestina dan 10 Keluarganya Tewas
“Meninggalnya 4 pasien tersebut terjadi karena kurangnya kemampuan medis yang diperlukan,” tambahnya.
Dirinya mencatat bahwa semua pasien rumah di rumah sakit saat ini akan dipindahkan ke Rumah Sakit Dar Al Salam di Khan Yunis di Jalur Gaza selatan.
Setelah hari Rabu, rumah sakit milik Turki itu berhenti beroperasi karena serangan Israel dan kekurangan bahan bakar.
Baca Juga: Stok Pembalut Habis, Wanita Palestina Terpaksa Konsumsi Obat Penunda Haid
“Rumah sakit kanker utama di Gaza kehabisan bahan bakar dan terpaksa menghentikan layanannya, sehingga membahayakan nyawa 70 pasien kanker,” kata Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA).
Pekan ini, tentara Israel memperluas serangan udara dan daratnya ke Jalur Gaza tanpa henti sejak Hamas melancarkan serangan lintas batas terhadap Israel 7 Oktober 2023.
Hampir 10.600 orang tewas dalam serangan tersebut, termasuk 9.061 warga Palestina dan lebih dari 1.538 warga Israel.
Baca Juga: Cerita Dokter dan Para Medis Indonesia yang Bertaruh Nyawa di Jalur Gaza
Selain banyaknya korban jiwa dan pengungsian, pasokan bahan pokok untuk 2,3 juta penduduk Gaza semakin menipis akibat pengepungan Israel.***