52 Masjid di Gaza Roboh Akibat Serangan Israel, 110 Masjid Lainnya Rusak Berat

photo author
Abd Yahya A, Malut Network
- Kamis, 2 November 2023 | 11:04 WIB
Masjid yang Roboh Akibat Serangan Israel (Dok Anadolu)
Masjid yang Roboh Akibat Serangan Israel (Dok Anadolu)

MALUTNETWORK.COM - Serangan Israel di Gaza tidak hanya menewaskan warga, tetapi juga menghancurkan 52 masjid.

Selain 52 Masjid, terdapat juga 110 masjid yang mengalami kerusakan berat akibat gempuran serangan dari Israel.

Salama Marouf, kepala kantor media pemerintah dilansir dari Anadolu, mengatakan bahwa selain itu, tercatat 2.510 pelajar telah tewas dalam konflik yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Jerman Harap Israel Tidak Ganggu Warga Sipil dan Pentingnya Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Dia mengatakan bahwa konflik tersebut telah mengubah Jalur Gaza menjadi zona bencana, dengan lebih dari 1,5 juta orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka Untuk mencari perlindungan di tempat penampungan.

Tak hanya itu, Salama Marouf juga mengatakan, pasukan Israel juga telah menghancurkan 82 kantor pemerintah dan puluhan lembaga pelayanan serta fasilitas umum di Gaza.

“212 sekolah mengalami kerusakan dalam berbagai tingkat akibat serangan tersebut, dan 45 sekolah tidak dapat beroperasi,” tambahnya.

Baca Juga: Ketua WHO Minta Bantuan Medis dan Bahan Bakar Secepatnya Dikirim ke Gaza: Saya Memohon...

Tentara Israel telah memperluas serangan udara dan daratnya di Jalur Gaza, yang telah mengalami serangan udara tanpa henti sejak serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober.

Lebih dari 10.300 orang telah tewas dalam konflik tersebut, termasuk setidaknya 8.796 warga Palestina dan lebih dari 1.538 warga Israel.

Baca Juga: Rumahnya Jadi Target Serangan Israel, 25 Orang Jurnalis Palestina Tewas

Selain banyaknya korban jiwa dan pengungsian, pasokan bahan pokok bagi 2,3 juta penduduk di Gaza semakin menipis akibat pengepungan Israel.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abd Yahya A

Sumber: Anadolu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X