MALUTNETWORK.COM - Ketua Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom menyerukan akses penuh terhadap bantuan medis dan bahan bakar ke jalur Gaza.
“Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan keprihatinan kami terhadap pasien saat ini. Mereka butuh pengobatan yang dapat menyelamatkan nyawa,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus di X seperti dilansir dari Anadolu.
Ketua WHO bahkan bermohon agar bantuan tersebut tidak lagi ditunda.
Baca Juga: Rumahnya Jadi Target Serangan Israel, 25 Orang Jurnalis Palestina Tewas
“Saya mendesak dan saya memohon untuk mendapatkan akses penuh terhadap bantuan medis dan bahan bakar SEKARANG! Semakin kita menunggu, semakin kita membahayakan kehidupan yang rentan ini,” kata Tedros.
Saat ini, rumah sakit persahabatan Turki-Palestina, satu-satunya rumah sakit umum untuk pasien kanker di Jalur Gaza, tidak dapat berfungsi karena serangan Israel dan kekurangan bahan bakar.
“Sampai hari ini, rumah sakit tersebut tidak dapat digunakan lagi, sebagai akibat dari kekurangan bahan bakar dan beberapa serangan yang mempengaruhi fasilitas tersebut. Ini adalah satu-satunya rumah sakit umum untuk pasien kanker di Jalur Gaza, dan sekarang terdapat puluhan pasien kanker di rumah sakit tersebut. nyawa berada dalam risiko serius," kata Doctors Without Borders (MSF) di X.
Baca Juga: Korban Tewas Meningkat, Pelayanan Kesehatan di Gaza Terganggu, 35 Rumah Sakit tak Bisa Operasi
Dirinya mengaku bahwa pihak berwenang Israel terus mencegah masuknya bahan bakar ke Gaza, termasuk menyerang rumah sakit dan fasilitas kesehatan.
“Serangan gencar yang mengerikan," terangnya.
Tentara Israel telah memperluas serangan udara dan daratnya di Jalur Gaza, yang telah mengalami serangan udara tanpa henti sejak serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober.
Lebih dari 10.300 orang telah tewas dalam konflik tersebut, termasuk setidaknya 8.796 warga Palestina dan lebih dari 1.538 warga Israel.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Punya Bek Kanan Titisan Dani Alves yang Tampil di Piala Dunia U-17 2023
Selain banyaknya korban jiwa dan pengungsian, pasokan bahan pokok bagi 2,3 juta penduduk di Gaza semakin menipis akibat pengepungan Israel.***
Artikel Terkait
Waspada! Kasus Cacar Monyet di Indonesia Terus Bertambah, Total 21 Pasien Diisolasi
Korban Tewas di Gaza Akibat Serangan Israel Nyaris Tembus 9 Ribu, Paling Banyak Anak-anak
21 Pemain Timnas Indonesia U-17: Dari Zidan, Kaka Hingga Figo, Erick Thohir: Kombinasi Seimbang
Timnas Indonesia U-17 Punya Bek Kanan Titisan Dani Alves yang Tampil di Piala Dunia U-17 2023
Korban Tewas Meningkat, Pelayanan Kesehatan di Gaza Terganggu, 35 Rumah Sakit tak Bisa Operasi
Rumahnya Jadi Target Serangan Israel, 25 Orang Jurnalis Palestina Tewas