Kemampuan Kasman dalam melobi tersebut dibuktikan dengan berhasilnya melunakkan Ki Bagus Hadikusumo, sehingga ia memperbolehkan penghapusan tujuh kata tersebut.
Selain sikapnya yang tegas, Kasman memiliki sikap yang pemaaf dan tidak pernah menyimpan dendam. Hal itu terbukti ketika Soekarno wafat, ia tetap melayat.
Padahal, sebelum itu, saat masa kemerdekaan, ia pernah dikriminalisasi oleh Presiden Soekarno untuk sebuah tuduhan yang tidak dapat dibuktikan.
Ia harus menikmati mendekam di penjara selama 2 (dua) tahun. Namun, prinsipnya adalah memelihara persaudaraan sesama muslim lebih penting daripada memelihara dendam.
Kasman menjadi sosok yang sangat kuat dalam memegang teguh sebuah prinsip serta tidak mengenal takut untuk menegakkan kebenaran. Baginya, berjuang adalah wajib, karena hidup adalah perjuangan.***
Artikel Terkait
Tolak Presidential Threshold, DPP KNPI Usul Begini
Ketika Cut Nyak Dhien Dikhianati Pengikutnya Sendiri
Meninggal Dunia, Media Sosial Laura Anna Banjir Komentar
Sah, Ingub Larangan Perayaan Nataru 2022 Resmi Ditandatangani
Lolos Semi Final, Lima Atlet Boxing Camp Kota Ternate Optimis Peroleh Mendali Emas