Baca Juga: Pemkot Tidore Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Beli 1 Beras SPHP Gratis Minyak Goreng dan Gula
"Saya belum bisa berkomentar, karena fraksi ini bukan fraksi utuh, jadi nanti akan dibicarakan secara internal, baru bisa saya komentar di media," tegas Yusuf.
Fraksi ADEM dan PDI-P Memilih Dukung Rencana Wali Kota Muhammad Sinen
Jika F-PKB dan F-DKI memilih irit bicara, namun fraksi Partai Nasdem - Amanat Nasional (ADEM), justru mendukung rencana Wali Kota Tidore Kepulauan mengevaluasi tunjangan DPRD.
“Jadi kami akan mendukung sepenuhnya apa yang menjadi pertimbangan maupun kebijakan pemerintah daerah, jika itu untuk kepentingan masyarakat pada umumnya di kota Tidore Kepulauan,” kata Sekretaris F-ADEM, Alifandi Risky.
Baca Juga: Pemkot Tidore Siapkan Puskesmas Galala dan Tomalou Naik Status jadi BLUD
Alifandi menegaskan selama kebijakan dari pemerintah yang mengarah pada kepentingan masyarakat, pihaknya tetap akan mendukung penuh.
“Kami menilai pemerintah daerah berkeinginan baik lewat kebijakan- kebijakan yang pro terhadap masyarakat, maka tentunya kita harus mendukung penuh kebijakan itu,” jelasnya.
Sementara itu, anggota F-ADEM Mochtar Djumati saat diwawancarai juga mendukung rencana Wali Kota Tidore Kepulauan itu
Baca Juga: Kota Tidore Juara Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Maluku Utara
"Tanggapan ini bukan atas nama fraksi, tapi secara pribadi saya. Secara pribadi saya sangat setuju, selama kebijakan itu untuk kepentingan masyarakat. Apa yang disampaikan Wali Kota kemudian sesuai dengan aturan, bagi saya tidak ada masalah," tegasnya.
Selain F-ADEM, fraksi PDI-Perjuangan juga mendukung penuh rencana Wali Kota Tidore Kepulauan itu. Anggota F-PDI-P, Ade Kama, mengaku rencana evaluasi tunjangan DPRD dari Wali Kota itu tentu dipertimbangkan karena kondisi kemampuan keuangan daerah.
"Secara pribadi saya sangat mendukung sikap Wali Kota," kata Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan itu.
Baca Juga: Prevalensi Turun Signifikan, Dinkes Tidore Tetap Gencar Kampanyekan Gerakan Cegah Stunting
Selain itu, Ade Kama, juga merespon baik rencana Wali Kota untuk mengundang DPRD melakukan pembahasan terkait rencana evaluasi tunjangan DPRD dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
Prevalensi Turun Signifikan, Dinkes Tidore Tetap Gencar Kampanyekan Gerakan Cegah Stunting
Kota Tidore Juara Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Maluku Utara
Pemkot Tidore Siapkan Puskesmas Galala dan Tomalou Naik Status jadi BLUD
Pemkot Tidore Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Beli 1 Beras SPHP Gratis Minyak Goreng dan Gula
Hearing, GP Ansor dan Fatayat NU Desak Tunjangan Fantastis DPRD Tidore Dihapus, Ketua DPRD Tanggapi Datar
Desakan GP Ansor dan Fatayat NU, Wali Kota Muhammad Sinen Janji Evaluasi Besaran Tunjangan DPRD Tidore