• Senin, 3 Oktober 2022

Memanas, Ratusan Mahasiswa IAIN Ternate Demo Tolak Kanaikan Harga BBM

- Kamis, 8 September 2022 | 12:40 WIB
Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan BEM IAIN Ternate menggelar demo tolak kenaikan harga BBM di depan Gedung Walikota Ternate (Malutnetwork - Photo)
Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan BEM IAIN Ternate menggelar demo tolak kenaikan harga BBM di depan Gedung Walikota Ternate (Malutnetwork - Photo)

Malutnetwork.com - Ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) kota Ternate menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM subsidi dan nonsubsidi yang diumumkan pemerintah beberapa hari lalu. 

Demonstrasi yang digelar ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan BEM IAIN Ternate di depan Gedung Walikota Ternate pada, Kamis (07/09/22) menuntut agar harga BBM dikembalikan ke posisi semula.

Baca Juga: Puan Maharani Kedapatan Merayakan Ultah Kala Mahasiswa Demo BBM di Luar Gedung DPR RI

Dalam penyampaian orasi, masa aksi meminta Walikota Ternate agar ikut menolak kenaikan harga BBM yang kian mencekik rakyat saat ini.

Lebih lanjut, orator menyampaikan bahwa kenaikan BBM sangat berdampak buruk diberbagai sektor terutama sektor Perhubungan dengan kenaikan 35 persen khususnya di Maluku Utara.

Baca Juga: Dua Pejabat Kemendag Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Gerobak

Aksi demonstrasi ini berlangsung sejak pukul 10.00 WIT hingga saat ini. Masa aksi belum membubarkan diri karena Walikota Ternate belum mengambil sikap menemui para masa aksi di depan kantornya.

Pantauan Tim Jelajah Malutnetwork, suara tuntutan terus menggema melalui alat pengeras. Masa aksi yang berasal dari BEM IAIN Ternate ini terlihat membakar sejumlah ban bekas di depan barisan Kepolisian.

Baca Juga: Inilah Alasan Vespa Sprint Menjadi Skuter Matic yang Paling di Incar Para Fansya, Ternyata ada Rahasianya

Perlu diketahui Keputusan kenaikan BBM subsidi dan nonsubisidi menurut versi Pemerintah pusat dilakukan karena anggaran subsidi dan kompensasi BBM tahun 2022 telah meningkat tiga kali lipat dari Rp 152,5 triliun menjadi Rp 502,4 triliun.

Halaman:

Editor: Sukri Yunus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X