Komisi II DPRD Tidore Rencana Panggil Dinas Perhubungan Terkait Belum Aktifnya Portal Elektronik di Pelabuhan

photo author
Abd Yahya A, Malut Network
- Jumat, 13 Juni 2025 | 05:03 WIB
Ketua Komisi II DPRD Kota Tidore Kepulauan, Abdurahman Arsyad (Ayax/Malutnetwork)
Ketua Komisi II DPRD Kota Tidore Kepulauan, Abdurahman Arsyad (Ayax/Malutnetwork)

MALUTNETWORK.COM - Langkah Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen untuk mengubah cara penarikan retribusi di pelabuhan dari sistem manual ke berbasis elektronik diapresiasi DPRD Kota Tidore Kepulauan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tidore Kepulauan, Abdurrahman Arsyad saat diwawancarai mengatakan langkah Wali Kota mengubah penarikan retribusi di pelabuhan berbasis elektronik adalah langkah yang tepat.

Menurutnya, selain dapat mencegah terjadinya kebocoran, penarikan retribusi berbasis elektronik juga dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya di sektor kepelabuhan.

Baca Juga: Naikkan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan, DPRD Tidore Apresiasi Langkah Wali Kota Muhammad Sinen

"Tentu kami dari komisi II sangat mendukung langkah yang diambil pak wali kota ini terkait dengan optimalisasi pendapatan khususnya di sektor kepelabuhan. Memang penarikan retribusi di pelabuhan berbasis elektronik sudah harus diterapkan," kata Abdurahman, Kamis, 13 Juni 2025.

Legislator PDI-P ini menyebutkan pendapatan di sektor retribusi memang paling besar disumbangkan dari kepelabuhan. 

Hanya saja, penarikan retribusi di pelabuhan masih melakukan penarikan secara manual yang membuat pendapatan dianggap jauh belum maksimal.

Baca Juga: Ketua DPRD Soroti Tunggakan DBH Rp43 Miliar Milik Pemkot Tidore yang Belum Disalurkan Pemprov Maluku Utara

"Retribusi kepelabuhan ini yang kami lihat dari beberapa titik itu masih lemah terkait dengan pengawasan. Ini harusnya menjadi catatan dan perhatian serius dari dinas terkait dalam hal ini dinas perhubungan," tegasnya.

Abdurahman menyayangkan penarikan retribusi berbasis elektronik di pelabuhan seharusnya sudah bisa diterapkan tahun sebelumnya. 

Namun saja, portal elektronik yang sudah terpasang di beberapa titik pelabuhan oleh Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan sampai saat ini tak kunjung difungsikan.

Baca Juga: Temukan 13 kasus HIV Baru di Tahun 2025, Dinas Kesehatan Tidore Gencarkan Skrining Kesehatan

"Sungguh disayangkan jika sudah ada fasilitas yang tersedia tapi belum dimanfaatkan. Untuk itu, dalam waktu dekat ini, kami akan memanggil dinas terkait untuk mempertanyakan soal masalah ini dan progres pendapatan khususnya di sektor kepelabuhan," pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abd Yahya A

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X