MALUTNETWORK.COM - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan tengah mewacanakan penarikan retribusi di semua pelabuhan bakal berbasis elektronik.
Hal ini ditegaskan Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen saat diwawancarai beberapa waktu lalu.
Menurutnya, penerapan penarikan retribusi berbasis elektronik ini sangat penting, karena selain mengantisipasi kebocoran retribusi juga dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca Juga: Wali Kota Muhammad Sinen Janji Prioritas Pengadaan Ambulans laut Tahun Depan
"Setelah 100 hari kerja ini, saya bersama pak Wakil Wali Kota juga berencana untuk mengevaluasi PAD. Karena target PAD ini juga harus jelas," kata Muhammad Sinen.
Muhammad Sinen mengaku, rencana evaluasi PAD tersebut dikarenakan masih ada beberapa pos pendapatan yang dinilai belum maksimal.
"Berdasarkan pemantauan saya itu, bahasa kasarnya masih ada kebocoran-kebocoran yang terjadi. Seperti halnya di penarikan retribusi di pelabuhan," tegasnya.
Baca Juga: DPRD Tidore Rencana Usul Pengadaan Ambulans laut di Tahun 2026, Ketua Komisi III: Ini Sangat Penting
Untuk mengantisipasi kebocoran tersebut, pihaknya berencana seluruh penarikan retribusi di pelabuhan bakal berbasis elektronik.
"Kalau kebocoran ini kita tertibkan, maka secara otomatis akan ada peningkatan PAD. Makanya kedepan itu saya inginkan seluruh penarikan retribusi harus berbasis elektronik, termasuk di pelabuhan," terangnya.
"Penarikan retribusi berbasis elektronik ini dilakukan agar dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan. Sistem ini juga diharapkan dapat menekan kebocoran retribusi dilapangan," tambah Muhammad Sinen.
Baca Juga: Dukung Swasembada Pangan, Pemkot Tidore Gelar Penanaman Padi di Desa Oba
Muhammad Sinen berharap penarikan retribusi di pelabuhan berbasis elektronik ini agar mendorong peningkatan PAD sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
"Jadi selain penerapan sistem elektronik ini, kesejahteraan petugas dilapangan atau petugas penarik retribusi juga harus ditingkatkan. Karena petugas lapangan ini jika diberikan insentif atau kesejahteraan tentu kebocoran dilapangan tidak akan terjadi," pungkasnya.***
Artikel Terkait
DPRD Tidore Rencana Usul Pengadaan Ambulans laut di Tahun 2026, Ketua Komisi III: Ini Sangat Penting
Wali Kota Muhammad Sinen Janji Prioritas Pengadaan Ambulans laut Tahun Depan
Wali Kota Muhammad Sinen Shalat Idul Adha di Oba: Ini Pertama Kalinya
Soal Pertambangan di Pulau Gag Raja Ampat, Menteri LHK Sebut PT GAG Nikel Memenuhi Kaidah-kaidah Lingkungan
Tidak Beroperasi di Geopark Raja Ampat, PT Gag Nikel Berkomitmen Tetap Tegakkan Prinsip Good Mining Practices
DPRD Kota Tidore Berduka, Husen Muhammad Tutup Usia
Pengamat Sebut PT GAG Nikel Justru Jadi Penopang Ekonomi Negara