Mochtar juga mendorong agar Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memprioritaskan lima poin penting diantaranya, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program di bidang pendidikan dan kesehatan, pengembangan infrastruktur dalam rangka membangun konektivitas antar pulau untuk memudahkan arus orang dan barang di wilayah Kota Tidore Kepulauan,
“Penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, mendorong peningkatan pelayanan publik yang mudah, murah dan cepat berbasis digitalisasi, tentunya membutuhkan birokrasi yang kreatif dan inovatif serta penanganan kemiskinan dan kesenjangan sosial berbasis data base yang presis atau by name by address,” harapnya.
Baca Juga: Besok, DPRD Tidore Gelar Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS Tahun 2026
“Karena hal ini akan mempermudah kita untuk melakukan pemetaan kondisi sosial ekonomi kelompok masyarakat rentan,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Target Zero Violence, DPRD Tidore Desak Kolaborasi Lintas Sektor Tekan Angka Kekerasan Perempuan dan Anak
Besok, DPRD Tidore Gelar Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS Tahun 2026
Sejumlah Proyek Diprediksi Mengalami Keterlambatan, DPRD Tidore Rencana Panggil Dinas Terkait dan Pihak Ketiga
DPRD dan Pemkot Tidore Resmi Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS Tahun 2026
Langkah Serius DPRD Kota Tidore, Dorong Bahasa Tidore Segera Jadi Kurikulum
Pendapatan Turun Drastis, Fraksi PDI Perjuangan dan PKB Desak Pemkot Tidore Optimalkan PAD