Baca Juga: RSD dan Kejari Tidore Teken MoU Pendampingan Hukum
"Sehingga pada tahun 2025 ini pemerintah Daerah berupaya untuk mengusulkan penambahan minyak tanah karena terdapat penambahan jumlah penduduk per tahun 2024 sebanyak 121.952 ribu jiwa.
"Maka minyak tanah dari 570 ton per bulan akan menjadi 738 ton per bulan atau 8.867 ton per tahun," jelasnya.
Menanggapi usulan tersebut, Direktur BBM BPH Migas, Sentot Harijady, mengatakan pada prinsipnya akan dilakukan verifikasi kembali data dari pemerintah daerah terkait dengan kebutuhan jumlah penduduk Kota Tidore Kepulauan.
Baca Juga: Pemkot Tidore Ikut Rakor Persiapan Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Bersama Mendagri Tito Karnavian
"Agar dapat menyesuaikan dengan kuota minyak tanah secara Nasional sehingga semua data ini valid untuk dilakukan proses selanjutnya," tegasnya.
“Kami akan melakukan validasi data kebutuhan Pemda Kota Tidore setelah itu akan disesuaikan dengan kuota minyak tanah secara nasional karena saat ini kuota minyak tanah secara nasional juga mengalami penurunan," tambahnya.
Namun BBM jenis pertalite dan solar dapat dilakukan dengan melakukan pendaftaran pada aplikasi resmi BPH Migas untuk direkomendasikan oleh pemda setempat untuk digunakan oleh para pelaku usaha di daerah tersebut.
Baca Juga: Percepat Swasembada Pangan, Dinas Pertanian Tidore Akhirnya Bentuk Brigade Pangan
"Yang terpenting adalah rekomendasi instansi yang membidangi pelaku usaha tersebut.” jelas Sentot.***
Artikel Terkait
Wali Kota Tidore Ketemu Kepala SPN Polda Maluku Utara, Ini yang Dibahas
Pemkot Tidore Ikut Rakor Persiapan Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Bersama Mendagri Tito Karnavian
RSD dan Kejari Tidore Teken MoU Pendampingan Hukum
Pemkot Tidore Targetkan Pelaksanaan STQ Tingkat Kota Digelar 14 Februari
Wali Kota Tidore Apresiasi Kinerja 5 OPD, BPBD Terbaik Pertama
DLH Rencana Terbitkan Perwali Zona Bebas Sampah di Kota Tidore Kepulauan