Upaya BPBD, Kota Tidore Akhirnya Punya Alat Deteksi Dini Tsunami

photo author
Abd Yahya A, Malut Network
- Kamis, 16 Januari 2025 | 21:03 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar (Yahya/halloternate)
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar (Yahya/halloternate)

MALUTNETWORK.COM - Mitigasi bencana di Kota Tidore Kepulauan terus dilakukan pembenahan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Upaya mengurangi resiko bencana kini dibantu salah satu alat canggih deteksi dini tsunami yang baru saja diterima BPBD Kota Tidore Kepulauan dari BMKG. 

Alat canggih yang dilengkapi dengan sistem diseminasi Warning Receiver System (WRS) ini mampu mendeteksi dini tsunami di Kota Tidore Kepulauan.

Baca Juga: Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tidore Rp25 Ribu per Porsi, Iswan Salim: Kalau Rp10 Ribu Masih Jauh dari Kata Bergizi

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar saat diwawancarai mengatakan alat deteksi tsunami ini sudah sejak lama dinanti.

"Alat ini diusulkan saat rakernas dengan BMKG di Jakarta pada 2024 lalu, dan Alhamdulillah tahun 2025 ini langsung direalisasi oleh BMKG," kata mantan Kabag Umum Kota Tidore Kepulauan ini.

Alat Deteksi Gempa Bumi dan Tsunami
Alat Deteksi Gempa Bumi dan Tsunami

Pihaknya menjelaskan, alat deteksi ini akan dipasang didekat pelabuhan feri Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara.

Baca Juga: Dukung Penuh RSD Tidore Naik Kelas Ke Tipe B, Sekda Tidore: Harus Memacu Perbaikan Pelayanan

"Alatnya sudah tiba kemarin, dan sudah mulai dilakukan pemasangan oleh pihak BMKG," jelasnya.

Menurutnya, alat ini sangat berguna untuk mengurangi risiko dan korban ketika terjadi tsunami. Sebab, kata Muhammad Abubakar, alat tersebut juga bisa mendeteksi dini tsunami.

Selain itu, kata Muhammad Abubakar, alat yang dipasang itu akan menginformasikan secara cepat kepada masyarakat jika suatu waktu terjadi tsunami.

Baca Juga: Komitmen Kendalikan Inflasi, Pemkot Tidore Jamin Kestabilan Harga Hingga Ramadhan 2025

"Jika ada peringatan dini, langsung kita informasikan. Nantinya, masyarakat bisa langsung melakukan evakuasi dan penyelamatan sebelum terjadi bencana," katanya.

Selain WRS, Muhammad Abubakar menyebutkan juga dipasang alat lain berupa Early Warning System (EWS) di lokasi tersebut. EWS ini, kata Muhammad Abubakar sangat berguna untuk memberikan peringatan dini berupa bunyi sirene jika terjadi gempa yang berpotensi tsunami.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abd Yahya A

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X