Wakil Wali Kota Tidore Tinjau Kondisi Pascabanjir di Pelabuhan Speedboat Semut Sofifi

photo author
Abd Yahya A, Malut Network
- Selasa, 14 Januari 2025 | 19:50 WIB
Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen meninjau langsung kondisi pasca banjir yang berdampak di Pelabuhan Semut Sofifi
Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen meninjau langsung kondisi pasca banjir yang berdampak di Pelabuhan Semut Sofifi

MALUTNETWORK.COM - Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen meninjau langsung kondisi pascabanjir yang berdampak di Pelabuhan Speedboat Semut Sofifi. Kehadiran Wakil Wali Kota itu didampingi beberapa Staf dari Dinas PUPR Kota Tidore Kepulauan, Minggu, 12 Januari 2025.

Usai meninjau lokasi tersebut, Muhammad Sinen mengatakan, kondisi ini terjadi sudah cukup lama. Baginya, secara teknis, pembangunan dermaga Sofifi agak kurang tepat karena dermaga ini dibangun tepat di mulut sungai.

Menurut Wawali, mestinya, pelabuhan atau dermaga harus dibangun jauh dari mulut sungai. Jika tidak, lama kelamaan dermaga akan tertimbun dengan tanah yang dibawa melalui banjir.

Baca Juga: Wali Kota Tidore Apresiasi Kombes Pol Edy Sugiharto Selama Menjabat Wakapolresta Tidore

“Lihat saja, di sisi kanan dermaga semut Sofifi sekarang sudah tidak bisa digunakan lagi. Kalau hal ini terus dibiarkan maka satu atau dua tahun kedepan, dermaga ini tidak bisa lagi digunakan,” kata Muhammad Sinen.

Kondisi Pascabanjir di Pelabuhan Speedboat Semut
Kondisi Pascabanjir di Pelabuhan Speedboat Semut

Untuk itu, lanjut Wawali, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan mencari solusi dari permasalahan ini. Solusinya adalah, muara sungai atau mulut sungai yang sekarang harus dipindahkan sekitar 20 meter ke sisi kanan dermaga agar tidak lagi mengganggu dermaga.

Baca Juga: Selamatkan Nasib Ratusan Honorer, Kado Istimewa Ali Ibrahim-Muhammad Sinen di Penghujung Masa Jabatan

“Nanti jalur aliran air sungai akan digali untuk dibuat jalur baru supaya tidak lagi keluar langsung ke dermaga. Pekerjaan ini akan dianggarkan di 2026,” tutur Muhammad Sinen.

Wakil Wali Kota mengaku, dirinya akan memanggil Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, BPBD serta Dinas Perkimtan Kota Tidore Kepulauan untuk menindaklanjuti hal ini.

Tak hanya itu, untuk mengatasi sampah yang sering berserakan di dermaga akibat terbawa banjir sungai, maka, Pemkot Tidore akan membuat jaring sampah di muara sungai.

Baca Juga: Sekda Tidore Tegaskan Tidak Ada Lagi Honorer di 2025, Pemkot Siapkan Solusi Selamatan Nasib Honorer

Hal ini dimaksudkan agar sampah yang dibawa oleh banjir itu tertampung di jaring yang dipasang di mulut sungai.

“Dengan begitu, sampah tidak bisa keluar lagi ke dermaga. Jadi, PUPR juga harus dianggarkan setiap tahun harus ada pengerukan di muara sungai agar dermaga tidak tertimbun,” ujarnya.

Dengan pengalihan muara sungai ini juga akan membawa dampak positif bagi perluasan terminal Sofifi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abd Yahya A

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X