MALUTNETWORK.COM - Meski tidak dianggarkan melalui APBD, namun 49 desa di Kota Tidore Kepulauan di tahun 2025 sudah siap jalankan pemberian makan bergizi gratis bagi siswa.
Hanya saja, untuk menyukseskan program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto itu, 49 desa di Kota Tidore Kepulauan masih mengandalkan sumber dana melalui dana desa.
Sebelumnya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto menegaskan untuk menyukseskan program makan bergizi gratis, pemerintah telah menganggarkan 20 persen dana desa untuk mendukung program tersebut.
Baca Juga: Dukung Penuh RSD Tidore Naik Kelas Ke Tipe B, Sekda Tidore: Harus Memacu Perbaikan Pelayanan
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa DPMD Kota Tidore Kepulauan, Iswan Salim saat diwawancarai diruang kerjanya, membenarkan bahwa program makan bergizi gratis mulai diterapkan di Kota Tidore Kepulauan di tahun 2025.
"Untuk 2025 ini kami telah menganggarkan program makan bergizi gratis tingkat desa ini melalui dana desa. Ada 49 desa telah menganggarkan melalui dana desa untuk program prioritas presiden terpilih itu," ujar Iswan, Rabu, 15 Januari 2025.
Menurut Iswan, dukungan dana desa untuk program makan bergizi gratis itu telah diatur melalui Permendes Nomor 2 Tahun 2024 tentang Petunjuk Operasional Atas Fokus Penggunaan Dana Desa 2025.
Baca Juga: Komitmen Kendalikan Inflasi, Pemkot Tidore Jamin Kestabilan Harga Hingga Ramadhan 2025
"Dalam Permendes 2 tahun 2024 pasal 7 ayat 3 itu menyebutkan jelas bahwa penggunaan dana desa 2025 wajib mendukung program ketahanan pangan di desa itu diantaranya swasembada pangan dan pemberian makan bergizi gratis di tingkat desa," terangnya.
Iswan menjelaskan dengan penguatan melalui regulasi tersebut, pihaknya telah menginstruksikan kepada 49 desa di Kota Tidore Kepulauan agar menganggarkan program makan bergizi gratis itu melalui dana desa.
"Karena belum ada juknis secara jelas, tetapi sebagai langkah antisipasi, kami dari dinas PMD mengarahkan kepada 49 desa untuk sasaran pemberian makan bergizi gratis masih di fokuskan untuk siswa Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD. Karena PAUD itu merupakan kewenangan desa," katanya.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Tidore Tinjau Kondisi Pascabanjir di Pelabuhan Speedboat Semut Sofifi
Sementara ditanyakan terkait penerapan pemberian makan bergizi gratis, Iswan mengaku rencana pemberian makan bergizi gratis untuk siswa PAUD masih diberlakukan sebulan sekali.
"Karena belum ada juknis yang pasti, kami dari dinas baru mengarahkan satu bulan sekali pemberian makan bergizi gratis. Jika nanti sudah ada petunjuk teknis, yang mengatur misalkan satu bulan harus dua kali atau tiga kali, maka kami akan mengarahkan ke desa untuk melakukan perubahan APBDes dan dimasukkan sesuai juknis," ungkap Iswan.
Namun menurut Iswan, pelaksanaan program makan bergizi gratis di 49 desa di Kota Tidore Kepulauan akan sedikit berbeda dibandingkan daerah lain. Terutama dari sisi alokasi anggaran per porsi makanan. Iswan mengaku, kisaran harga makanan bergizi gratis untuk per siswa di angka Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu per porsi.
Artikel Terkait
Dinas Pertanian Tidore Pastikan Ketersediaan Stok Barito Hinga Ramadhan Aman
Soal Kasus Puskesmas Galala, Kajari Tidore: Menunggu Hasil Audit BPKP, Baru Kita Tetapkan Tersangka
Evaluasi Kinerja OPD, Wali Kota Tidore Ingatkan Soal Disiplin
Sekda Tidore Tegaskan Tidak Ada Lagi Honorer di 2025, Pemkot Siapkan Solusi Selamatan Nasib Honorer
Selamatkan Nasib Ratusan Honorer, Kado Istimewa Ali Ibrahim-Muhammad Sinen di Penghujung Masa Jabatan
Wakil Wali Kota Tidore Tinjau Kondisi Pascabanjir di Pelabuhan Speedboat Semut Sofifi
Dukung Penuh RSD Tidore Naik Kelas Ke Tipe B, Sekda Tidore: Harus Memacu Perbaikan Pelayanan