malut

Cegah Kebocoran, Wali Kota Tidore Target Penarikan Retribusi di Pelabuhan Bakal Berbasis Elektronik

Rabu, 11 Juni 2025 | 16:16 WIB
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen (Humas Tidore Kepulauan)

MALUTNETWORK.COM - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan tengah mewacanakan penarikan retribusi di semua pelabuhan bakal berbasis elektronik.

Hal ini ditegaskan Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen saat diwawancarai beberapa waktu lalu. 

Menurutnya, penerapan penarikan retribusi berbasis elektronik ini sangat penting, karena selain mengantisipasi kebocoran retribusi juga dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga: Wali Kota Muhammad Sinen Janji Prioritas Pengadaan Ambulans laut Tahun Depan

"Setelah 100 hari kerja ini, saya bersama pak Wakil Wali Kota juga berencana untuk mengevaluasi PAD. Karena target PAD ini juga harus jelas," kata Muhammad Sinen.

Muhammad Sinen mengaku, rencana evaluasi PAD tersebut dikarenakan masih ada beberapa pos pendapatan yang dinilai belum maksimal.

"Berdasarkan pemantauan saya itu, bahasa kasarnya masih ada kebocoran-kebocoran yang terjadi. Seperti halnya di penarikan retribusi di pelabuhan," tegasnya.

Baca Juga: DPRD Tidore Rencana Usul Pengadaan Ambulans laut di Tahun 2026, Ketua Komisi III: Ini Sangat Penting

Untuk mengantisipasi kebocoran tersebut, pihaknya berencana seluruh penarikan retribusi di pelabuhan bakal berbasis elektronik.

"Kalau kebocoran ini kita tertibkan, maka secara otomatis akan ada peningkatan PAD. Makanya kedepan itu saya inginkan seluruh penarikan retribusi harus berbasis elektronik, termasuk di pelabuhan," terangnya.

"Penarikan retribusi berbasis elektronik ini dilakukan agar dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan. Sistem ini juga diharapkan dapat menekan kebocoran retribusi dilapangan," tambah Muhammad Sinen.

Baca Juga: Dukung Swasembada Pangan, Pemkot Tidore Gelar Penanaman Padi di Desa Oba

Muhammad Sinen berharap penarikan retribusi di pelabuhan berbasis elektronik ini agar mendorong peningkatan PAD sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

"Jadi selain penerapan sistem elektronik ini, kesejahteraan petugas dilapangan atau petugas penarik retribusi juga harus ditingkatkan. Karena petugas lapangan ini jika diberikan insentif atau kesejahteraan tentu kebocoran dilapangan tidak akan terjadi," pungkasnya.***

Tags

Terkini