MALUTNETWORK.COM - Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, berjanji meningkatkan pendapatan para Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di setiap pelosok Desa.
Hal itu bertujuan agar para Nakes dan Guru dapat bekerja secara maksimal untuk melakukan pelayanan terhadap masyarakat. Selain itu, Para Nakes dan Guru juga tidak lagi meninggalkan tugas.
"Kota Tidore terdapat dua wilayah yang terpisah dengan lautan. Yakni Wilayah Oba dan Pulau Tidore. Maka dari itu, para Nakes dan Guru yang bertugas di wilayah Oba akan kita tingkatkan pendapatan mereka pada Tahun 2026," ujarnya.
Baca Juga: Wali Kota dan Wawali Tidore Segera Evaluasi Pencapaian 4 Program Strategis Pada 100 Hari Kerja
Wali Kota mengaku, selama ini pendapatan para Nakes dan Guru yang berada di wilayah Oba masih sama dengan pendapatan para Guru dan Nakes yang bekerja di dalam Kota.
Padahal dari aspek pembiayaan terdapat perbedaan yang cukup jauh, dimana adanya tingkat kemahalan terhadap barang dan jasa yang tidak sebanding dengan pembiayaan di dalam Kota.
Selain itu, tingkat kesulitan di pelosok Desa seperti di Kecamatan Oba Selatan, juga berbeda dengan aktivitas di dalam Kota.
"Karena di Tahun 2025 ini anggarannya sudah disahkan, sehingga peningkatkan kesejahteraan Nakes dan Guru ini kita fokus pada Tahun 2026," terangnya.
Orang nomor satu dilingkup Pemerintah Daerah Kota Tidore ini mengatakan, untuk kedepan, Pemerintah Daerah akan melakukan pendataan para Guru maupun Nakes yang ditempatkan di pelosok-pelosok.
Pasalnya, target Pemerintah Daerah dibawah kepemimpinan Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman, semua Desa dan Kelurahan sudah harus diisi masing-masing satu bidan, untuk melakukan pelayanan kesehatan terhadap Masyarakat setempat.
Baca Juga: Pemkot Tidore Upayakan Seluruh Masyarakat Bisa Terakses BPJS Kesehatan
Selain petugas Nakes, Pemerintah Daerah juga akan memperhatikan para Guru yang belum memiliki sertifikasi guna ditingkatkan pendapatannya.
"Jika kesejahteraan ini sudah diperhatikan dengan baik, Insya Allah para Nakes dan Guru tidak lagi mengeluh ketika ditempatkan di setiap pelosok-pelosok," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Pemkot Tidore Percepat Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih
Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi, TPID Tidore Bakal Pantau Kondisi Harga Pangan Jelang Idul Adha
Sekda Tidore Ikut Sosialisasi Percepatan Pemenuhan SDM Kesehatan Layanan KJSU-KIA
Deadline Pembentukan Koperasi Merah Putih Sampai 31 Mei, Wali Kota: Jangan Sampai Tidore Masuk Koperasi Terburuk
Pemkot Tidore Upayakan Seluruh Masyarakat Bisa Terakses BPJS Kesehatan
Wali Kota Muhammad Sinen Ingatkan Nakes di Puskesmas dan Rumah Sakit Tidak Persulit Masyarakat Saat Berobat
Wali Kota dan Wawali Tidore Segera Evaluasi Pencapaian 4 Program Strategis Pada 100 Hari Kerja