MALITNETWORK.COM - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025 di Kota Tidore Kepulauan membawa pesan strategis.
Di bawah naungan tema nasional 'Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia', HSN kali ini menjadi panggilan bagi seluruh santri untuk bertransformasi dari penjaga tradisi menjadi aktor utama pembangunan bangsa dan peradaban global.
Hal ini ditegaskan oleh Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, dalam sambutannya pada Apel Hari Santri yang berlangsung khidmat di Halaman Pondok Pesantren Harisul Khairaat Bumi Hijrah Tidore, Kelurahan Ome.
Baca Juga: GMKI Cabang Sofifi Resmi Dibuka, Ini Harapan Wali Kota Tidore
Ahmad Laiman menekankan bahwa tema tersebut merefleksikan adanya lompatan paradigma bagi kaum santri.
"Peringatan ini menjadi momentum strategis untuk meneguhkan peran santri sebagai agen perdamaian, penjaga moral bangsa, dan motor penggerak peradaban dunia," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor dua di Pemerintah Kota Tidore Kepulauan ini juga secara terbuka menyinggung upaya Pemkot untuk mewujudkan julukan "Kota Santri".
Baca Juga: Tinjau Proyek DAK, Wawali Tidore Minta Progres Wajib di Atas 75 Persen Sebelum Desember
"Kota Tidore Kepulauan telah berkomitmen dalam sebuah bentuk MOU dengan Kementerian Agama, untuk menjadikan Tidore sebagai Kota Santri," ungkap Ahmad Laiman.
Namun, ia turut menyoroti adanya tantangan di lapangan.
"Masih ada yang belum selesai dalam memorandum MOU ini. Setelah MOU ditandatangani, substansi-substansi tertentu yang harusnya dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat terhadap apa itu substansi kota santri belum dapat kita lihat di permukaan," kritiknya dengan nada mengajak.
Baca Juga: Wawali Tidore Sidak Tiga OPD, Temuan Klasik Ini Jadi Pekerjaan Rumah Berat Pemkot
Oleh karena itu, Wawali Tidore ini mengajak semua elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan menumbuhkan semangat santri dalam jiwa masyarakat.
Tujuannya agar komitmen Kota Santri benar-benar bermakna, memberikan dampak positif, serta memajukan dan menyejahterakan masyarakat di Kota Tidore Kepulauan.
Apel Hari Santri yang turut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Tidore Kepulauan Asma Ismail, Kepala Kantor Kementerian Agama Ibrahim Muhammad, dan jajaran Forkopimda ini diakhiri dengan pesan motivasi yang kuat.
Artikel Terkait
Maluku Utara Cetak Sejarah! Jadi Provinsi Pertama di Indonesia Timur yang Capai 100 Persen Posbankum Desa
Gas ke Jailolo! TP PKK Tidore Kepulauan Siap 'Gempur' HKG ke-53 di Halbar
Gemilang! Kota Tidore Borong Juara Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Maluku Utara Tahun 2025
Di Workshop Pengelolaan Keuangan, Wawali Tidore Tekankan Setiap Rupiah Harus Bermanfaat Buat Masyarakat
Toreh Prestasi Nasional! RSD Tidore Bawa Pulang Seva Paramahita Award dari BPJS Kesehatan
Sasar 7 Desa, TMMD ke-126 Targetkan Pemerataan Pembangunan di Oba Selatan