MALUTNETWORK.COM - Badan Riset dan Inovasi Nasional merilis hasil Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2024. Adapun hasil, skor IDSD Kota Tidore Kepulauan tahun 2024 adalah 3,48, lebih tinggi dari IDSD provinsi dan nasional.
Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi BRIN, Boediastoeti Ontowirjo, mengatakan, IDSD saat ini sangat penting sebagai referensi utama bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis bukti dan dalam hal pengambilan keputusan strategis.
"Dengan memahami lebih mendalam faktor-faktor penentu daya saing, seperti lingkungan yang kondusif, sumber daya manusia yang kompetitif, efisiensi pasar, serta ekosistem inovasi, maka para pemangku kepentingan dapat mengoptimalkan potensi daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif," ujarnya.
Baca Juga: Digelar Usai Lebaran, Pemkot Tidore Siap Support Pergelaran GOT ke-27
Boediastoeti menambahkan, tahun 2024, Indeks Daya Saing Indonesia tercatat sebesar 3,43, mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3,44.
"Kendati demikian, penurunan secara nasional ini tidak mengurangi peran strategis daerah dalam mendorong daya saing nasional dan mempertahankan posisi Indonesia di kancah global," jelasnya.
Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Tidore Kepulauan, Saiful Bahri Latif membenarkan hasil skor Indeks 2024 yang dirilis BRIN tersebut.
Baca Juga: Sah!!! Rahmawati Muhammad Sinen Resmi Dilantik Sebagai Ketua TP-PKK Kota Tidore Kepulauan
"Iya benar, meskipun secara nasional sedikit mengalami penurunan, namun IDSD Kota Tidore Kepulauan meningkat dari tahun 2023 sebesar 3,10 menjadi 3,48 di tahun 2024," ungkap Saiful.
Dengan data IDSD yang dirilis BRIN ini, menunjukkan IDSD Kota Tidore Kepulauan lebih tinggi dari IDSD Provinsi yang indeksnya senilai 3,23. Bahkan, IDSD Kota Tidore Kepulauan juga unggul lima poin dari IDSD nasional yang sebesar 3,43.
Saiful bilang penilaian BRIN ini berdasarkan analisis data sekunder dari kementerian/lembaga terkait dengan indikator daya saing daerah. Jadi ini penilaian sangat transparan dan obyektif.
"Dengan capaian ini, kami terus menjadikan hasil IDSD sebagai basis perumusan kebijakan daerah kedepan, mengingat Walikota dan Wakil Walikota sangat perhatian terhadap inovasi dan daya saing untuk mewujudkan visi misi di bidang pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Sekda Ingatkan Disiplin ke ASN, PPPK dan Non ASN, Ismail: Disiplin Harga Mati
Antusias Warga Kota Tidore Sambut Kedatangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota
Pimpin Apel Perdana, Wali Kota Tidore Janji Terapkan Pola Disiplin Baru Bagi ASN, PPPK dan Non ASN
Wujudkan Pemerintahan Bersih, Wali Kota Tidore Ingatkan Kepala OPD Soal MCP KPK 2025
Perdana Berkantor dan Bahas Program 100 Hari Kerja, Wali Kota Tidore Minta Kepala OPD Langsung Action
Sah!!! Rahmawati Muhammad Sinen Resmi Dilantik Sebagai Ketua TP-PKK Kota Tidore Kepulauan
Digelar Usai Lebaran, Pemkot Tidore Siap Support Pergelaran GOT ke-27