Gus Ipul Tekankan Pentingnya Satu Data: Karena Data yang Kita Perbaharui, Ada Jiwa yang Menanti Keadilan

photo author
Abd Yahya A, Malut Network
- Kamis, 10 Juli 2025 | 05:06 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Kemensos )
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Kemensos )

MALUTNETWORK.COM - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN adalah pondasi keadilan dan martabat. 

Menurutnya, data ini bukan hanya angka tetapi wajah dan harapan jutaan rakyat di Indonesia.

Penegasan ini disampaikan Gus Ipul di hadapan 518 kepala dinas sosial (Kadinsos) se-Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional Implementasi Penggunaan DTSEN untuk Bantuan Sosial, di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Selasa, 8 Juli 2025.

Baca Juga: Ini Alasan Kemenkop Gandeng Kejagung dan KPK Untuk Awasi Kopdes Merah Putih

"Bahwa setiap rupiah bantuan, setiap program pemberdayaan, setiap langkah kebijakan kesejahteraan sosial, harus sampai pada mereka yang benar-benar membutuhkan, tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah," kata Gus Ipul.

Gus Ipul juga menegaskan kegiatan tersebut sangat penting karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

Dalam berbagai kesempatan Presiden Prabowo Subianto juga berpesan untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. 

Baca Juga: Umrah dan Haji Berpotensi Dibuka Lewat Jalur Laut? Menag Nasaruddin Bilang Begini

Kata kunci untuk menjawab hal ini adalah DTSEN serta pemutakhirannya secara berkala, sebagai basis acuan penyaluran bansos dan program-program pemberdayaan lainnya.

"Kita menyelenggarakan Rakornas dalam rangka untuk menyatukan pemahaman, persepsi terhadap Inpres Nomor 4 Tahun 2025, yaitu Data Tunggal Nasional Ekonomi Nasional," ujarnya.

DTSEN adalah basis data tunggal individu dan/atau keluarga yang memuat kondisi sosial ekonomi penduduk Indonesia dan telah dipadankan dengan data kependudukan. 

Baca Juga: Temukan LPG 3 Kg Dijual di Atas HET, Pemerintah Bakal Berlakukan LPG 3 Kg Satu Harga Tahun Depan

Data ini adalah gabungan dari tiga basis data utama, yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Gus Ipul menjelaskan Inpres Nomor 4 Tahun 2025 bukan aturan tapi panggilan sejarah yang menuntut Kemensos dan Dinsos di daerah bekerja sungguh-sungguh menuntaskan kemiskinan. 

Ia mengharapkan Dinsos sebagai garda terdepan terus memastikan data warga miskin selalu mutakhir, valid, dan digunakan dengan bijak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abd Yahya A

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X