malut

Wali Kota Muhammad Sinen Gelar Tes Urine Mendadak, 10 ASN dan PPPK Tidore Positif Narkoba

Selasa, 23 September 2025 | 03:57 WIB
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen (tengah) didampingi Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman (kiri) dan Kepala BNNK Tidore, Kombes (Pol) M. Fadris Sangun Ratu Lana (kanan) diwawancarai usai tes urine

MALUTNETWORK.COM - Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tidore Kepulauan menjalani tes urine mendadak di aula Kantor Wali Kota, Senin, 22 September 2025.

Langkah mengejutkan ini merupakan bentuk komitmen Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman dalam perangi narkoba di Kota Tidore Kepulauan.

Usai menggelar apel bersama di halaman kantor Wali Kota, Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman langsung meminta Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tidore Kepulauan untuk melakukan tes urine terhadap pegawai di empat OPD tersebut.

Baca Juga: Listrik PLN Masuk 24 Jam, Ratusan Siswa di Maluku Utara Bisa Rasakan Digitalisasi Pendidikan

Empat OPD itu diantaranya, Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Bagian Umum.

Muhammad Sinen mengatakan tes urine yang dilakukan ini karena Pemerintah Kota Tidore Kepulauan telah kerjasama dengan BNNK Tidore. Sebab, ada beberapa desa kelurahan telah dicanangkan sebagai desa dan kelurahan Bersih Narkoba (BERSINAR).

Selain itu, lanjut mantan Wakil Wali Kota dua periode itu, akhir-akhir ini, dirinya banyak mendapat informasi dari masyarakat bahwa banyak ASN yang terlibat sebagai pemakai narkoba. Baik narkoba jenis ganja maupun sabu-sabu.

Baca Juga: Pemkot Tidore Gelar Lomba Sholawat, Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

“Pengawasan sangat ketat, kok bisa narkoba masuk ke Tidore. Hari ini, terbukti, ada 10 lebih pegawai yang positif narkoba baik ganja maupun sabu. Dan 10 orang lebih ini ada di empat OPD. Mereka ada yang ASN dan P3K,” ungkap Wali Kota.

Dari hasil tes urine tersebut, Wali Kota menegaskan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan mengambil langkah seperti pembinaan terhadap pegawai yang kedapatan baru memakai narkoba.

“Yang terpenting, mereka ini harus terbuka. Bahwa, narkoba ini mereka dapat dari siapa. Kalau mereka bisa jujur, dosa mereka mungkin bisa terampuni. Tapi kalau mereka tidak jujur dapat narkoba dari siapa atau siapa pengedarnya, maka mereka harus siap menerima hukuman. Saya dan pak Wakil tidak akan segan-segan mengambil sikap tegas,” kata Wali Kota.

Baca Juga: Dihadiri Jamintel Kejagung, Ribuan Masyarakat Kota Tidore Ikut Fun Run Sport Tourism Adhyaksa

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, kata Muhammad Sinen, terus berkomitmen dan berkolaborasi dengan BNNK Tidore untuk membangun fasilitas seperti gedung rehabilitasi narkoba di 2026.

“Di 2026, gedung rehabilitasi narkoba harus dibangun. Karena ini penting demi melindungi masa depan generasi muda dari ancaman dan bahaya narkoba,” tegasnya.

Muhammad Sinen menegaskan, tes urine mendadak ini akan dilakukan di semua OPD.

Halaman:

Tags

Terkini