MALUTNETWORK.COM - Wakil Wali (Wawali) Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, melontarkan teguran keras terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota.
Pasalnya, penurunan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) belakangan ini dinilai mulai melunturkan semangat dan motivasi kerja para abdi negara.
Dalam apel pagi gabungan rutin di halaman Kantor Wali Kota pada Senin, 20 Oktober 2025, Ahmad Laiman secara tegas meminta ASN untuk meninggalkan sikap manja dan memperkuat mentalitas dalam menghadapi persoalan anggaran.
Baca Juga: RESMI DIBUKA! Indomaret Loleo Akhiri Masa Skorsing Setelah Tuntaskan Semua Izin ke Pemkot Tidore
“ASN harus tetap semangat dan motivasi kerja tidak boleh luntur, karena akhir-akhir ini kelihatan kita bermental kerupuk, ketika TKD turun,” ungkap Ahmad Laiman.
Ia menekankan bahwa segala persoalan dan gelombang apapun yang datang adalah bagian dari tanggung jawab kerja yang harus diselesaikan sebaik mungkin.
Wawali juga mengingatkan para ASN, PPPK, dan Non ASN untuk tetap bersyukur. Menurutnya, pembiayaan kinerja pemerintah sebetulnya masih berjalan normal dan Kota Tidore Kepulauan belum menghadapi krisis yang begitu menakutkan hingga menghentikan banyak program.
Baca Juga: TKD Dipangkas, Wawali Tidore Sebut Sudah Saatnya Birokrasi Uji Kreativitas
Guna menenangkan kekhawatiran terkait imbas penurunan anggaran, Ahmad Laiman memastikan komitmen pimpinan daerah.
“Saya harus sampaikan ini, agar motivasi itu tidak hilang, apapun yang menjadi hak Bapak dan Ibu akan tetap dipertahankan sebagaimana mestinya. Ini merupakan pilihan yang luar biasa diupayakan,” janji orang nomor dua di Kota Tidore ini.
Menutup arahannya, Wawali Ahmad Laiman meminta seluruh jajaran, terutama OPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat, untuk selalu tanggap dan cepat mengambil solusi alternatif demi pelayanan publik yang prima.
Baca Juga: Pesan Keras Kepala Bapperida: Tinggalkan Ketergantungan TKD, Saatnya OPD Bergerak ke Jakarta
Ia menegaskan, dalam situasi sesulit apapun, semangat melayani rakyat dan membawa Kota Tidore menuju kemajuan tidak boleh pernah surut.***
Artikel Terkait
Dana Transfer Pemkot Tidore Dipangkas Rp300 Miliar, Gaji PPPK dan Pembangunan Terancam
Di Kwatak Bacarita: DPRD Tidore Minta Pemkot Duduk Bersama, Putar Otak Genjot PAD di Tengah Pemangkasan TKD
Tolak Korupsi Daerah Jadi Alasan Potong TKD, Ishak Naser: Pusat Punya Masalah yang Lebih Besar
Pesan Keras Kepala Bapperida: Tinggalkan Ketergantungan TKD, Saatnya OPD Bergerak ke Jakarta
TKD Dipangkas, Wawali Tidore Sebut Sudah Saatnya Birokrasi Uji Kreativitas
Pengurangan TKD, Rekomendasi Dialog Kwatak Bacarita Jadi Kompas Pemkot Tidore Hadapi Krisis Anggaran
Maluku Utara Cetak Sejarah! Jadi Provinsi Pertama di Indonesia Timur yang Capai 100 Persen Posbankum Desa