Wawali Tidore Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor Untuk Berantas Narkoba

photo author
Abd Yahya A, Malut Network
- Rabu, 16 April 2025 | 08:02 WIB
Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menerima kunjungan kerja Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tidore Kepulauan (Humas Tikep)
Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menerima kunjungan kerja Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tidore Kepulauan (Humas Tikep)

MALUTNETWORK.COM - Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menerima kunjungan kerja Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tidore Kepulauan, Kombes Pol. M. Fadris Sangun Ratu Lana, di ruang kerjanya, Selasa, 15 April 2025.

Pertemuan ini membahas tentang upaya bersama dalam meningkatkan sinergi pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kota Tidore Kepulauan.

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Laiman menegaskan pentingnya peningkatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan.

Baca Juga: Wali Kota Muhammad Sinen: Islamic Center Tomalou Bakal jadi Ikon Kota Tidore

“Pencegahan jauh lebih penting daripada penindakan, apa yang bisa kami bantu untuk BNNK adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat kami sendiri, namun melalui BNNK, ini bukan hanya retorika, tapi harus disertai aksi nyata,” ujarnya.

Ahmad Laiman juga menyarankan, agar BNNK dapat dilibatkan sebagai bagian dari pengurus intelijen daerah dan meminta Kepala Badan Kesbangpol untuk memverifikasi bentuk dukungan apa saja yang bisa diberikan kepada BNNK.

“Pada intinya, Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan sangat mendukung BNNK demi kepentingan masyarakat Tidore,” ungkapnya.

Baca Juga: Serahkan SK ke CPNS dan PPPK, Wali Kota Muhammad Sinen Janji Tingkatkan Kesejahteraan ASN di Pelosok Desa

Sementara itu, Kepala BNNK Tidore Kepulauan, Kombes Pol. M. Fadris Sangun Ratu Lana memaparkan bahwa, saat ini prevalensi pengguna narkoba di Kota Tidore Kepulauan berada pada angka 0,1%.

Namun demikian, ia mengingatkan, peredaran narkoba kini menyasar masyarakat menengah ke bawah dengan modus “paket hemat” yang dibuat para bandar.

“Pengguna saat ini tidak lagi dipenjara, tapi direhabilitasi. Namun, tingkat kepedulian masyarakat sebagai relawan anti narkoba masih sangat rendah, beberapa pengedar juga masih berstatus DPO dan belum tertangkap,” jelasnya.

Baca Juga: Evaluasi PAD, Wali Kota Muhammad Sinen Ingin Kesejahteraan Petugas Penarik Pajak dan Retribusi Diperhatikan

Lebih lanjut, ia menyampaikan, penanganan pecandu akan dilakukan dengan pendekatan berbasis kearifan lokal. BNNK juga berencana melaksanakan tes urin secara berkala kepada ASN setiap semester, termasuk pelaksanaan tes acak di luar jadwal rutin.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNNK Tidore juga menyampaikan pesan dari Kepala Badan Narkotika Provinsi Maluku Utara (BNNP) yaitu berharap agar Kepala BNNK dapat diakomodasi dalam keanggotaan Forkopimda, juga sebagai bagian dari upaya sinergis dalam pengambilan keputusan lintas instansi.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran, DPRD Tidore Desak Wali Kota Lakukan Perampingan OPD

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abd Yahya A

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X