nasional

Daftar Bansos yang Cair Januari 2026 dan Cara Ceknya Lewat HP, Ada PKH dan BPNT!

Sabtu, 3 Januari 2026 | 13:12 WIB
Pemerintah mulai menyalurkan Bansos PKH, BPNT, dan PIP pada Januari 2026 untuk mendukung kesejahteraan keluarga prasejahtera. (Instagram.com/@bansos_2024)

 

MALUTNETWORK.COM - Memasuki awal tahun 2026, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dan kementerian terkait kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos).

Langkah ini menjadi komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung kesejahteraan keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.

Bagi Anda yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bulan Januari ini menjadi momen penting karena beberapa bantuan rutin mulai masuk ke tahap pencairan perdana di tahun anggaran 2026.

Baca Juga: Pemprov DKI Cairkan Bansos PKD Desember 2025: 213 Ribu Warga Terima Rp300 Ribu, Cek Syaratnya!

Daftar Bansos yang Cair Januari 2026

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun dari berbagai sumber terkait, berikut adalah 3 bantuan utama yang dijadwalkan cair atau mulai diproses pada awal tahun ini:

1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 1

PKH tetap menjadi andalan untuk membantu kesehatan dan pendidikan. Nominalnya bervariasi sesuai kategori:

  • Ibu Hamil dan Balita:750.000 per tahap.
  • Lansia dan Penyandang Disabilitas:600.000 per tahap.
  • Siswa Sekolah: Mulai dari Rp225.000 (SD) hingga Rp500.000 (SMA) per tahap.

Baca Juga: ANTAM Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 

Bantuan ini disalurkan sebesar Rp200.000 per bulan. Pada Januari 2026, alokasi biasanya dicairkan untuk satu hingga tiga bulan sekaligus melalui rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) di Bank Himbara atau melalui PT Pos Indonesia.

3. Program Indonesia Pintar (PIP)

Bantuan pendidikan dari Kemendikbudristek juga mulai memasuki masa verifikasi dan pencairan untuk membantu biaya sekolah di semester genap.

Bantuan ini ditujukan bagi siswa dari keluarga miskin/rentan miskin agar tetap bisa mengenyam pendidikan layak.

Halaman:

Tags

Terkini