Penetapan KEP di keempat tempat tersebut yaitu pembangunan infrastruktur di sekitar kawasan juga semakin gencar. Pengembangan fasilitas infrastruktur baik itu di bandara, di pelabuhan, dan di jalan raya itu menjadi prioritas utama mendukung pengembangan kawasan pariwisata.
Pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) di dalam dan di luar kawasan wisata juga menjadi hal yang sangat penting untuk pembangunan destinasi pariwisata. Dengan berjalannya pembangunan infrastruktur penunjang KEP ini yang nanti akan menjadi prioritas, itu bentuk pendukung perhatian lebih bagi masyarakat.
Baca Juga: Formula E Jadi Sejarah Baru, Anies Baswedan : Bukan Hanya untuk DKI Jakarta
Tersedianya pembukaan lapangan pekerjaan untuk tenaga kerja lokal di bidang pariwisata juga dapat menunjukkan inklusivitas dari KEP.
Apabila dilihat secara lebih seksama, struktur perekonomian Bangka Belitung didominasi oleh industri pengolahan utamanya adalah timah dan diikuti oleh sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, Sedangkan untuk sektor pariwisata, proporsinya hanya mencapai 5 persen.
Adanya hal ini menunjukkan bahwa struktur ekonomi banyak terpusat pada akumulasi kapital dan penerapan teknologi tinggi dalam sektor industri pengolahannya. Sedangkan untuk sektor jasa ini masih belum banyak berkembang di Bangka Belitung.
Baca Juga: Presiden Hadiri Formula E, Anies Baswedan : Terimakasih Sudah Ikut Bersorak di Sirkuit
Dengan meningkatkan perekonomian di sektor pariwisata perlu dengan strategi khusus untuk memberikan implikasi positif kepada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah dengan penerapan prinsip ekowisata.
Ekowisata kombinasi dari prinsip pariwisata dan prinsip kelestarian lingkungan. Pentingnya untuk memperhatikan bagaimana konteks lingkungan diterapkan dalam industri pariwisata.
Pariwisata bukan hanya untuk urusan bisnis saja dan pertukaran antara kesenangan fasilitas yang disediakan oleh manajemen pariwisata, tetapi untuk mencakup dimensi yang lebih luas lagi.
Baca Juga: Anies Baswedan Beri Bocoran Dua Nama Dibalik Kesuksesan Formula E Jakarta
Prinsip ekowisata yang relevan dengan pelestarian lingkungannya untuk mendorong kepedulian wisatawan terhadap lingkungan, atraksi yang mencakup pengalaman lingkungan eksplorasi.
Praktik pariwisata hijau oleh manajemen pariwisata serta dampak pengembangan wisata terhadap lingkungan dengan kerentanan wisatawan serta konsumsi komoditas yang tidak terbarukan, kontrol dan pendukung pengembangan dari pihak eksternal pemberdayaan masyarakat lokal.
Di provinsi Bangka Belitung memiliki potensi yang sangat besar yaitu di sektor pariwisata ini. Potensi yang sangat besar tentu saja tidak boleh disia-siakan. Adanya sektor pariwisata di Bangka Belitung sangat strategis untuk dikembangkan dengan pendekatan ekowisatanya.
Dari pengolahan aset wisata yang lebih baik akan memberikan dampak yang sangat krusial bagi perekonomian masyarakatnya.
Artikel Terkait
Siswa Berprestasi dapat Mengikuti Jalur SNMPTN 2022. Segera Siapkan Dokumen ini
Ini Jadwal dan Persyaratan Jalur UTBK SBMPTN 2022
Kabar Gembira, Jogja akan Terapkan Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen
4 Jurusan Kuliah ini Prospek dan Gajinya Fantastis di Indonesia
SMK Pertanian Modayama Kembali Juarai Lomba Pramuka di Halsel
Menarik Penikmat Kuliner Masa Kini, Begini Caranya
Mengenal Merdeka Belajar Ala Ki Hadjar Dewantara
Kurikum Menjadi Barometer Pendidikan Anak