Mengenal Merdeka Belajar Ala Ki Hadjar Dewantara

photo author
Tim Malut Network 03, Malut Network
- Rabu, 15 Juni 2022 | 14:46 WIB
ilustrasi proses belajar mengajar dalam kelas (Istimewa)
ilustrasi proses belajar mengajar dalam kelas (Istimewa)

Artikel ini untuk memenuhi tugas UAS 

Malutnetwork.com - Kendala di sektor pendidikan, banyak ditemukan dalam proses belajar mengajar terutama dari peserta didik yang minat belajarnya sangat rendah.

Begitu juga dengan akhlak dan budi pekerti yang dimiliki peserta didik semakin kurang karena sebagian besar guru fokus untuk mengajari anak pengetahuan kognitif sesuai dengan tuntutan kurikulum dan sering mengabaikan pengetahuan afektifnya.

Konsep Pemikiran Ki Hajar Dewantara masih sangat relevan diterapkan pada jaman sekarang ini. Inti dari filsafat pendidikan Ki Hadjar Dewantara adalah perubahan.

Pendidikan seperti tata surya selalu bergerak tidak pernah berhenti tidak boleh statis atau diam. Mereka tidak pernah berhenti berputar, karena ketika mereka berhenti berputar maka akan terjadi kehancuran.

Begitu juga dengan kebudayaan bersifat dinamis tidak boleh statis. Perubahan itu Kekal. Agar pendidikan dapat terlaksana dengan baik, maka Filosofi Ki Hajar Dewantara yang menetapkan asas Trikon yaitu; Kontinuitas, Konvergeni dan Konsentrisyang harus kita terapkan.

Sesuai dengan konsep filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, seorang pendidik harus bisa lebih mengutamakan kemerdakaan dalam belajar. Murid merdeka dalam melakukan setiap pembelajaran sesuai dengan kodrat yang dimiliki.

Prinsip Kontinuitas dalam Pendidikan

Prinsip kontinuitas artinya kurikulum itu dikembangkan secara berkesinambungan. Hal ini meliputi sinambung antar kelas maupun sinambung antar jenjang pendidikan.

Hal ini dimaksudkan agar proses pendidikan atau belajar siswa bisa maju secara sistematis, pendidikan pada kelas atau jenjang yang lebih rendah harus menjadi dasar dan dilanjutkan pada kelas dan jenjang di atasnya.

Kesinambungan dalam kurikulum, baik secara vertikal, maupun secara horizontal. Pengalaman belajar yang disediakan kurikulum harus memperhatikan setiap aspek kesinambungan, baik yang di dalam tingkat kelas, antar jenjang pendidikan, maupun antara jenjang pendidikan dengan jenis pekerjaan yang diinginkan.

Pada prinsip ini mengandung makna bahwa perlu keterkaitan dan kesinambungan antara materi pelajaran pada berbagai jenjang dan jenis program pendidikan.

Prinsip ini sangat penting bukan hanya untuk menjaga agar tidak terjadi pengulangan setiap materi pelajaran yang memungkinkan pembelajaran tidak efektif dan efisien, akan tetapi juga untuk keberhasilan siswa dalam menguasai materi pelajaran pada jenjang pendidikan tertentu.

Untuk menjaga agar prinsip kontinuitas itu berjalan, maka perlu ada kerja sama antara pengembang kurikulum pada setiap jenjang pendidikan.

Misalkan pengembang pendidikan pada jenjang sekolah dasar, jenjang sekolah menengah pertama, jenjang sekolah menengah atas dan dengan para pengembang kurikulum di perguruan tinggi yang disesuaikan dengan kondisi situasi serta perkembangan teknologi. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sukri Yunus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X