Malutnetwork.com - Petani kelapa mulai dihantui dengan harga kopra yang baru-baru ini mengalami penurunan paska hari raya Idul Fitri 1443 H.
Diketahui harga pasaran di kota Ternate, Maluku Utara pada pada 11 Mei 2022 diinformasikan mulai menurun.
Menurut salah satu pedagang kopra desa Wayasipang, Omar (36) saat ditemui Tim Jelajah Malutnetwork, mengatakan harga kopra dipasaran gudang kota Ternate mengalami penurunan.
Baca Juga: Sejumlah Pemuda di Lingkar Mandalika di Ringkus Polisi, ini Kronologinya
"Sebelumnya harga Rp. 13.000 di Gudang, hari ini turun jadi Rp. 12.000", kata Omar kepada Tim Jelajah Malutnetwork, Rabu (11/05/22).
Omar menyebut, dengan penurunan harga di kota Ternate akan berpengaruh pada pembelian kopra harian di desanya.
"Mungkin saya beli dengan harga Rp 9.000 atau Rp 9.500 sambil melihat kondisi harga pasaran", pungkasnya.
Baca Juga: Jokowi Imbau Masyarakat Kembali Lebih Awal Sebelum Puncak Arus Balik
Ia berharap kedepan harga pasaran bisa melonjak lebih besar dari sebelumnya agar petani kelapa tetap semangat dalam memproduksi kopra.
"Semoga harga kopra tidak anjlok lagi seperti beberapa tahun terakhir agar sama-sama senang", pintahnya.
Menurut data BPS Maluku Utara, dua tahun terakhir harga kopra dibeli dengan harga 5000 per kilo pada tahun 2018 dan merosot hingga 3000 per kilo pada tahun 2019.
Baca Juga: MPBI Yogyakarta Peringati Hari Buruh 1 Mei Setelah Lebaran, ini Tuntutannya
Memasuki tahun 2020 dan 2021 harga kopra mengalami kenaikan signifikan yakni 11.000 per kilo di Kota Ternate. Sementara harga harian berkisaran 9.000 dan 9.300 per kilo.
Produk yang merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok itu diwanti-wanti akan terus mengalami kenaikan. Terbukti pada tahun 2022, harga kopra mencapai kisaran 13.700 per kilo dan harga harian 10.000 per kilo meski tak bertahan lama.
Namun, tidak bisa dinafikan jika harga kopra bersifat fluktuatif, bisa saja mengalami penurunan drastis apabila permintaan industri mulai mengurang.
Artikel Terkait
Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor DPRD Malut, Begini Sikap Legislator PKS
Kunker di SMA N 5 Halsel, Legislator Malut Beri Pemahaman Wawasan Kebangsaan
Sebelum Massa Aksi Tiba, Pagar Kawat Berduri Penuhi Gedung Walikota Ternate
Komite Mahasiswa Bersatu Malut Menilai Kebijakan Pemerintah Sepihak
Aksi Unjuk Rasa di Gedung Walikota Ternate Mulai Memanas, Begini Kronologinya
Sejumlah Rumah di Taliabu Hangus Terbakar, Berikut Kronologi dan Nama Korbannya
Gedung Kantor Bupati Halsel Kebakaran, Api Terus Meluas
Lokasi Aksi Jilid III Terpantau Sepi, Satu Unit Water Canon Disiagakan
Pertamina Ternate kembali Diboikot Massa Aksi Jilid 3, ini Tuntutannya
Mahasiswa di Ternate Kembali Gelar Aksi Jilid IV, Ribuan Personel Disiagakan