ekonomi-bisnis

Pertumbuhan Pendapatan Melambat, Netflix Negosiasikan Ulang Versi Layanan Iklannya

Rabu, 13 Juli 2022 | 10:02 WIB
Tangkapan Halaman Depan Netflix (Netflix Indonesia)

MalutNetwork.com - Bagi Anda yang sering menonton film melalui platform digital dan aplikasi berbayar tentunya tidak asing lagi dengan Netflix, sebuah perusahaan (aplikasi) yang berfokus pada layanan pengaliran media digital tersebut sempat menggelontorkan $17 miliar untuk biaya produksi, dan pelanggannya tercatat pernah mencapai 220 juta sebelum akhirnya mengalami penurunan yang begitu signifikan.

Penurunan pelanggan tersebut memberikan dampak negatif terhadap pendapatan perusahaan sehingga mengharuskan Netflix membicarakan ulang kesepakatan terkait penayangan iklannya di acara-acara populer. Penyebab dari negosiasi ulang ini salah satunya dikarenakan persaingan ketat di antara masing-masing platform. Melansir Wall Street Journal (Selasa, 12/7/22) melalui laman resmi Forbes dan Reuters, dikabarkan bahwa perusahaan tengah mengalami kesulitan finansial setelah sebelumnya pendapatan Netflix berada di angka $690.

Penurunan pendapatan yang mencapai 75% dari angka puncaknya (Baca: pendapatan tertinggi $690) pada Oktober lalu, disebabkan oleh pemberhentian 300 dari 11.00 karyawannya yang kemudian disusul dengan hilangnya ribuan pelanggan pada kuartal pertama. Tidak hanya itu, penurunan kuartal pertama tersebut juga menambah PHK dari yang sebelumnya 300 menjadi 450 terhitung sejak Mei.

Baca Juga: Harga Kopra di Ternate Mulai Anjlok, Begini Pasaran Harian Menurut Pedagang

Sedangkan untuk angka penurunan jumlah pelanggan dalam tiga bulan pertama tahun 2022 mencapai 200.000, padahal tujuan awalnya Netflix hendak menambah 2,5 juta pelanggan pada kuartal tersebut. Berdasarkan Statista, pendapatan dari layanan streaming berbayar bisa mencapai angka 221,64 juta.

The New York Time pada bulan Mei melaporkan, bahwa Netflix menginformasikan para karyawannya terkait rencana percepatan proses peluncuran langganan yang didukung oleh iklan dengan target kurun waktu tiga bulan.

Percetapan peluncuran iklan ini kemudian mendasari Netflix untuk menegosiasikan ulang kesepakatannya terkait penempatan iklan-iklannya. Mengutip dari Forbes, bahwa saat ini Netflix sedang dalam pembicaraan dengan Warner Bros., Universal Studios dan Sony Pictures Television untuk menulis ulang kesepakatannya dengan studio untuk memungkinkan tampilan iklan dengan konten mereka.

Baca Juga: Buka 8 Posisi, Begini Cara Daftar Lowongan Kerja di PT NHM Melalui Aplikasi Pelamar

Netflix dalam wawancaranya dengan Reuters menyebutkan bahwa tahap awal dari peluncuran iklan ini diupayakan agar dapat mendukung harga yang lebih rendah dari sebelumnya. Melansir dari lama resmi Forbes, untuk langganan Netflix saat ini berkisar dari paket dasar bulanan $9,99 dengan resolusi 480p, hingga paket standar $15,49 dengan 1080p dan paket premium $19,99 dengan definisi ultra tinggi.

Sedangkan pihak pesaing dari Netflix seperti Disney+ mematok harga dari $7,99 hingga $19,99, Apple TV+ sendiri $4,99, dan Amazon Prime Video dari $6,99 hingga $14,99 serta Hulu mematok harga rata-rata lebih tinggi dibandingkan dengan yang lainnya, mulai dari $12,99 hingga $75,99.

Tags

Terkini