5 Jenis Wayang di Indonesia dan Sejarahnya: Warisan Budaya Dunia Versi UNESCO

photo author
Siti Musyaropah, Malut Network
- Jumat, 10 April 2026 | 13:30 WIB
Mengenalkan wayang sejak dini sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity kebanggaan Indonesia. (Instagram.com / @ditsmp.kemendikdasmen)
Mengenalkan wayang sejak dini sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity kebanggaan Indonesia. (Instagram.com / @ditsmp.kemendikdasmen)

1. Wayang Kulit (Terbuat dari Kulit Hewan)

Wayang kulit adalah jenis yang paling ikonik. Bahannya berasal dari kulit kambing, sapi, atau kerbau yang diproses menjadi lembaran tipis.

  • Ukuran Umum: Sekitar 50 x 30 cm.

  • Keunikan: Memerlukan kegelapan dan cahaya lampu (blencong) untuk menciptakan efek bayangan yang dramatis di balik layar putih (kelir).

Baca Juga: Jadwal dan Cara Daftar Try Out Akbar UTBK-SNBT 2026 Batch 3: Simulasi Gratis 7 Sub Tes!

2. Wayang Golek (Wayang Tiga Dimensi)

Berbeda dengan wayang kulit, Wayang Golek berbentuk boneka tiga dimensi.

  • Bahan: Kayu ukir, biasanya menggunakan kayu Albasiah.

  • Asal: Sangat populer di wilayah Jawa Barat.

  • Ciri Khas: Karakter manusia yang ekspresif dengan pakaian kain yang mendetail.

Baca Juga: Cara Daftar Beasiswa Gojek 2026: Kuliah Gratis S1 di PTN untuk 150 Anak Mitra

3. Wayang Beber (Wayang Tertua)

Wayang Beber disebut sebagai salah satu jenis wayang tertua di Nusantara.

  • Cara Main: Dalang membentangkan gulungan kertas atau layar berisi gambar lakon yang diambil dari relief candi.

  • Kekuatan: Terletak pada narasi dalang yang menceritakan urutan gambar pada gulungan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Siti Musyaropah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X