2. Nokia 8.1: Si Simpel yang Solid
Berbeda dengan kakaknya yang ribet dengan lima lensa, Nokia 8.1 tampil lebih sederhana dengan optik Zeiss.
Menariknya, di beberapa kondisi pencahayaan, hasil foto Nokia 8.1 terasa lebih siap pakai tanpa perlu banyak polesan.
-
Keunggulan: Reproduksi warna yang natural dan kontras yang pas. Untuk ukuran HP yang lebih tua, saturasi warnanya masih sangat enak dipandang mata pembaca modern yang suka warna-warna cerah tapi nggak lebay.
-
Kekurangan: Detailnya tentu kalah telat kalau dibandingkan dengan sistem PureView saat kita melakukan zoom atau cropping.
Baca Juga: Nokia X20 vs Nokia 9 PureView di Tahun 2026: Masihkah Format RAW Mereka Juara di Era AI?
Mana yang Hasilnya Lebih Oke?
Kalau kita lihat dari perbandingannya, ada beberapa poin menarik:
-
Foto Outdoor: Di bawah sinar matahari, Nokia 9 PureView menang telak di urusan detail awan dan tekstur bangunan. Tapi, Nokia 8.1 punya vibe foto yang lebih hangat dan homey.
-
Low Light: Di sini kejutan terjadi. Meski Nokia 9 punya lima sensor, optimasi perangkat lunak pada Nokia 8.1 terkadang memberikan hasil yang lebih terang (exposure tinggi), walaupun noise-nya lebih terasa.
-
Mode Potret: Efek bokeh dari Nokia 9 PureView terasa lebih artistik dan rapi, berkat sensor ToF (Time of Flight) yang dimilikinya.
Baca Juga: Lumia 950 XL vs Nokia 8.1: Duel Kamera Klasik Lawan Modern, Siapa Juaranya?
Buat kamu yang hobi fotografi dokumenter atau sekadar ingin punya HP dengan desain kamera yang ikonik, Nokia 9 PureView adalah barang koleksi yang wajib punya.
Hasil fotonya punya jiwa yang beda dari HP AI zaman sekarang.
Tapi, kalau kamu cari HP cadangan yang ringkas, simpel, dan hasil kameranya tetap solid buat sekadar kirim foto di grup WhatsApp, Nokia 8.1 masih menunjukkan taringnya sebagai salah satu produk terbaik yang pernah dirilis di kelasnya.***