MALUTNETWORK.COM - All England 2026 telah usai, hasil lengkapnya cukup mengecewakan bagi Tim Badminton Indonesia.
Pasalnya pada gelaran All England 2026 ini, Tim Badminton Indonesia tidak ada satupun wakilnya yang berhasil lolos di babak Final.
Kegagalan dari Tim Indonesia pada All England 2026 ini seperti mengulang kembali kegagalan pada Tahun 2011.
Baca Juga: BWF Siapkan Rencana Besar untuk Badminton di Tahun 2027, Begini Format Baru yang Dsiapkan
Pada Tahun 2011 lalu, Tim Badminton Indonesia juga mengalami kegagalan dengan tidak menempatkan satu wakilpun di babak Final All England 2011.
Pada Tahun 2026 ini, bahkan hanya ada satu wakil dari ganda putra yang berhasil menempatkan diri sampai babak semifinal.
Raymond/Joaquin menjadi wakil terakhir yang berhasil bertahan sampai babak semifinal, kali ini mereka dijegal wakil Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae yang menjadi unggulan pertama.
Baca Juga: Atlet Badminton Indonesia Berhasil Dominasi Gelar Juara di Thailand Masters 2026
Raymond/Joaquin berhasil ditumbangkan oleh pasangan Korea Selatan dengan pertandingan yang sengit, dan berakhir dengan skor 19-21 dan 13-21.
Kegagalan PBSI untuk menempatkan wakilnya di babak Final tentu menjadi pukulan berat, dan harus membuat PBSI melakukan evaluasi besar-besaran.
Mengingat dalam waktu dekat ini masih harus menghadapi turnamen beregu Thomas Cup dan Uber Cup, tentu PBSI tidak boleh lengah sedikitpun.
Baca Juga: Zaki Ubaidillah Berhasil Raih Gelar Juara di Thailand Masters 2026, Jadi Gelar S300 Pertamanya
Bahkan untuk semua sektor, kali PBSI harus benar-benar melakukan evaluasi yang lebih serius lagi, dulu yang selalu mengandalkan Mens Double, tapi saat ini serasa semua sektor belum bisa konsisten.
Walaupun turnamen di paruh pertama 2026 kali ini masih lebih baik jika dibandingkan dengan awal Tahun 2025 lalu, namun tetap saja hal ini tidak bisa dimaklumi lagi.