Menjadi Pertanyaan! Berapakah Uang Pensiun yang Akan Diterima Oleh Ketua DPR Nantinya?

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 14:25 WIB
Puan Mahaarani (ketuaDPR RI) Ketika menhadiri Konferensi Pers di gedung Nusantara II DPR RI (Screenshot Akun Youtube DPR RI)
Puan Mahaarani (ketuaDPR RI) Ketika menhadiri Konferensi Pers di gedung Nusantara II DPR RI (Screenshot Akun Youtube DPR RI)

Malutnetwork.com Ketua DPP PDIP Puan Maharani kini tengah gencar melakukan safari politik. metode yang dilakukan Puan Maharani ini tak terlepas dari agenda Pemilu pada 2024 kemudian.

Lain dari itu, saat ini Puan menjabat sebagai Ketua DPR RI periode 2019-2024. Dengan jabatan Ketua DPR, nantinya ia akan mendapat uang pensiun seumur hidupnya meski hanya menjabat satu periode atau selama 5 tahun.

Bahkan tidak hanya itu, uang pensiun itu nantinya bisa juga untuk diwariskan kepada istri/suami hingga anak mereka.

Baca Juga: Tak Sempat Lihat Wajah Ibunda Gading Marten Terakhir Kalinya, Gisel: Foto Mama Cantik Banget

Hal tersebut telah diatur dalam pasal 17-19, UU Nomor 12 tahun 1980 tentang Hak Keuangan/Administratif Pimpinan dan Anggota Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara serta Bekas Pimpinan Lembaga Tinggi/Tinggi Negara dan bekas anggota Lembaga Tinggi Negara.

Dilansir dari aturan tersebut, dalam Pasal 17 yang mengatur apabila penerima pensiun meninggal maka isteri sah atau suami sah berhak mendapatkan uang pensiun. Kemudian, pasal 18 mengatur pemberian pensiun kepada janda atau duda.

Sedangkan pasal 19 telah mengatur jika pimpinan Lembaga Tinggi/Tinggi Negara dan bekas anggota Lembaga Tinggi Negara tidak punya suami/istri maka anak pertamanya sebelum berusia 25 tahun berhak mendapatkan hak pensiun.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Ajak Doa Bersama Para Pejabat Saat Rapat Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Pensiunan yang diwariskan kepada istri/suami atau anak, berangkat dari aturan dalam pasal 16 yang dijelaskan pula bahwa pembayaran uang pensiun dihentikan apabila yang bersangkutan meninggal dunia.

Selain itu, akan dihentikan juga apabila diangkat kembali menjadi Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara atau Anggota Lembaga Tinggi Negara.

Jadi, jika mantan anggota DPR meninggal dunia uang pensiunnya bisa tidak berhenti jika masih memiliki istri/suami atau anak masih di bawah umur 25 tahun. Ada juga diatur jika pemberian pensiun kepada janda/duda pada pasal 18.

Baca Juga: Baim Wong dan Paula Datangi Polsek Kebayoran Lama untuk Minta Maaf Usai Buat Konten Prank Soal KDRT

Sedangkan jika diangkat kembali menjadi DPR atau Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara atau Anggota Lembaga Tinggi Negara lainnya, otomatis uang pensiun itu akan berhenti. Termasuk untuk Puan Maharani.

Perihal besarannya, jika melihat periode DPR RI 2014-2019, dalam catatan detikcom, uang pensiun setiap mantan anggota DPR akan mendapat sebesar Rp 3,2 juta hingga Rp 3,8 juta per bulan.

Uang pensiun tersebut akan diberikan sampai mantan anggota DPR tersebut meninggal. Kalau dia memiliki istri yang ditinggalkan, maka dana pensiun tersebut akan dilmpahkan ke istrinya.

Halaman:

Editor: Abdy Restu Yudha Pinanggih

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X